DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR (DENSUS 88 ANTI TEROR)

21:23 Posted In Edit This 0 Comments »

DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR (DENSUS 88 ANTI TEROR)

Pasukan Intelijen yang di bentuk oleh Polri ini terbentuk khusus untuk menangani gangguan teror di Indonesia. Densus terbentuk semenjak adanya BOM di Bali pertama kalinya. Tim ini mendapat pembiayaan dari Pemerintahan AS  melalui U.S. State Department's Diplomatic Security Service dan dilatih langsung oleh CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Tim ini berpusat pelatihan di Megamendung, 50 kilometer selatan dari Ibukota.

Direktur Antiteror pada Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Negara RI Brigadir Jenderal (Pol) Pranowo menjelaskan, angka "88" diambil dari jumlah korban ledakan bom yang tewas terbanyak pada saat terjadi bom di Bali. Pada peristiwa tersebut, sebanyak 88 warga negara Australia (satu negara) tewas. Makna dari "88" ini pun terus berkesinambungan,seperti tugas Tim Densus 88 yang akan tetap berhenti.

Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiterori yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan 400 personel ini mulai beroprasi kira-kira tahun 2005. Mereka terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu.

Satuan  ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika, seperti Colt M-4 assault rifles (senapan serbu), Armalite AR-10 sniper rifles (senapan tembak jitu), dan Remington 870 shotguns (pistol). Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.

Jadi terlalu bodoh bila kita sebagai Warga Negara Indonesia selalu mencibir dan terus mencibir Polri beserta tim-timnya. Mereka sudah berbuat semampunya untuk mengamankan Negara kita ini, mereka sudah mengorbankan jiwa raga mereka untuk negara ini...tapi bila ada satu saja kesalahan yang di buat Polri beserta tim-tim nya maka dengan lantang rakyat Indonesia mencaci dan menghujat mereka. Sekarang berkat siapa teroris-teroris Indonesia bisa tertangkap bila bukan kerja baik dari Polri dan Tim Densus 88??

Jadi hargailah semua pengorbanan mereka...bila kita memang benar-benar mencintai Negara kita Indonesia ini...jadilah rakyat yang bisa membentuk kerjasama yang baik demi kesejahteraan Indonesia.

merdeka...!!!!!!

(di kutip dari beberapa sumber)

0 komentar: